KERINCI - Kementerian Perhubungan RI sudah mengeluarkan izin untuk pesawat Wings Air yang merupakan grup Lion Air untuk beroperasi di Bandara Depati Parbo, Kabupaten Kerinci.

Bupati Kerinci, Adirozal mengatakan, kabar gembira ini disampaikan langsung oleh pemilik maskapai penerbangan Lion Air yaitu Rudi Kirana melalui WA kepada dirinya.

"Alhamdulillah, pemilik maskapai Lion Air mengirim WA ke saya, mengatakan izin pendaratan Wings Air di bandara Depati Parbo sudah disetujui," ujaar Adirozal, usai rapat paripurna di gedung DPRD Kerinci, Selasa (1/8).

Setelah mendapat izin pendaratan, saat ini Pemkab Kerinci tinggal menunggu jadwal penerbangannya. "Perizinan sudah selesai, kita tinggal menunggu jadwal penerbangan. Saya berharap Wings Air segera mendarat di Kerinci," ungkapnya.

Sedangkan untuk harga tiketnya, lanjut Adirozal, lebih murah dibandingkan dengan harga tiket pesawat Susi Air yang sebelumnya pernah mendarat di bandara Depati Parbo. "Harga tiket komersil lebih rendah dari Susi Air, sedangkan untuk jumlah kursi 70 kursi," jelasnya.
Dikatakannya, dengan telah keluarnya izin pendaratan Wings Air, akan berdampak baik bagi Pemerintah Kabupaten Kerinci. Karena, sebagai langkah untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Salah satunya, menarik investor masuk ke Kerinci dan juga akan meningkatkan kunjungan wisatawan asing maupun lokal ke Kerinci. "Ini akan mendukung investor datang ke Kerinci. Pada 2016 saja tercatat 6.000 lebih wisatawan datang, kita berharap bisa lebih meningkat," sebutnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Kerinci ini menyebutkan, saat ini sudah ada tiga investor yang bergerak di bidang perhotelan dan destinasi wisata, berkomunikasi dengan dirinya. "Mereka siap untuk berinvestasi di Kerinci," ungkapnya.

Sumber : Metrojambi.com
Reaksi: