Bubaran Masjid Disambut Berondongan Peluru, 8 Orang Jadi Korban di Perancis
AFP/Getty Images
Kepolisian Prancis meningkatan pengamanan di Masjid Agung Paris pada awal Ramadan 2017
 
TRIBUNJAMBI.COM - Sebanyak delapan orang menderita cedera akibat penembakan di luar sebuah masjid di Kota Avignon, Prancis, pada Minggu (02/07) waktu setempat.

Insiden itu bermula ketika dua tersangka pelaku yang mengendarai Renault Clio datang mendekati para jemaah yang baru keluar dari Masjid Arrahma, sekitar pukul 22.30.

Kedua individu tersebut kemudian melepaskan tembakan ke arah kerumunan menggunakan sepucuk pistol dan senapan sebar, sebagaimana dilaporkan surat kabar La Provence .

Akibat tembakan itu sebanyak empat orang mengalami cedera di luar masjid, begitu pula dengan empat anggota keluarga di apartemen berjarak 50 meter dari lokasi penembakan, sebut La Provence.

Dua dari delapan korban cedera segera dibawa ke rumah sakit.

Kantor kejaksaan setempat mengatakan serangan tersebut tidak diperlakukan sebagai insiden teroris. Menurut Laure Chabaud, hakim di wilayah itu, peristiwa itu tampaknya disebabkan pertikaian antarpemuda.

Pada Kamis (29/06), seorang pria ditangkap setelah mengemudikan kendaraannya ke arah kerumunan orang di depan sebuah masjid di pinggiran Paris. Tiada yang cedera dalam insiden itu.

Prancis masih dalam kondisi waspada menyusul peristiwa penembakan di Champ Elysees, pusat kota Paris, 20 April lalu, yang menyebabkan seorang anggota polisi tewas dan dua personel lain luka-luka.

Kemudian, pada Februari lalu, seorang tentara yang berdinas menjaga Museum Louvre di Paris menembak seorang pria yang berusaha menyerang patroli keamanan dengan golok sambil meneriakkan kata-kata "Allahu Akbar".

Sumber: BBC Indonesia
Editor: nani
Sumber: Tribunnews   
 
Reaksi: