Bupati Kerinci Adi Rozal. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM, Jambi – Kinerja Bupati Kerinci Adi Rozal selama 4 tahun ini rupanya tak begitu baik. Berdasarkan survei idea institute Maret 2017, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Adi Rozal di pemerintahan hanya berada diangka 35 persen. Atau sebanyak 65 persen warga kecewa terhadap Adi Rozal.

Ini ancaman bagi Adirozal bila mencalonkan kembali di Pilkada 2018 mendatang.
Peneliti Idea Institute Indonesia Jafar Ahmad menjelaskan, sepanjang sejarah survei, baru kali ini tingkat kepuasan publik terhadap pemda, berada diangka 35 persen. Angka yang sangat rendah.

“Dulu kami survei HBA setahun menjelang habis masa jabatan. Angka kepuasan publik di posisi 65 persen. AJB di Sungai Penuh juga di angka 80 persen. Barusan Fasha berada diangka 78 persen. Murasman juga diangka 60 persen. Sedangkan Adi Rozal diangka 35 persen,” jelasnya.

Idea Institute : Survei tingkat Kepuasan Publik di Kabupaten Kerinci


Mestinya, kata Jafar, kepuasan terhadap incumbent itu diatas 70 persen. Itu baru angka aman. Kalau dibawah 50 persen apalagi sampai 35 persen, ini sudah diangka bahaya.

“Ini warning bagi Adirozal jika ingin maju,” katanya.

Dalam posisi ini, Adirozal paling menanggung beban. Sebab, dari 65 persen publik yang kecewa, sebanyak 85 persen publik menyalahkan Adi Rozal. Hanya 11 persen saja yang menyalahkan Zainal Abidin.

“Maka Adirozal harus hati-hati dalam mengembalikan kepercayaan publik. Kalau tidak bisa lewat. Karena lawan dari hulu (basis Adirozal) ada Monadi anak Murasman,” pungkasnya.
Hematnya, Adi Rozal bakal sulit jadi bupati lagi. (uin)



Sumber : SERUJAMBI.COM
Reaksi: