Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa
KERINCI - Aturan baru dari Direktorat Jenderal Imigrasi RI membuat masyarakat Kerinci-Sungaipenuh mengalami kesulitan untuk mengurus dan mendapatkan paspor di kantor Imigrasi Klas III Kerinci.

Untuk mendapatkan paspor masyarakat diharuskan menunjukkan bukti rekening uang jaminan atau deposit, dengan jumlah yang lumayan besar, yakni Rp 25 juta.

Ini sesuai dengan aturan Direktorat Jenderal Imigrasi yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor IMI-0277.GR.02.06 Tahun 2017 tentang Pencegahan Tenaga Kerja Indonesia Non Prosedural.

Poppi Erianti, salah seorang warga Kerinci mengatakan, banyak persyaratan yang diminta membuat warga mengeluh saat pembuatan paspor di kantor Imigrasi Kerinci.

"Kenapa kantor imigrasi Kerinci mempersulitkan kita orang Kerinci, banyak betul syaratnya. Contoh anak saya yang mau membuat paspor, minta fhoto copy paspor duta dari Malaysia, dan minta tiket pesawat PP, itu pun sudah dikasih, tapi pihak imigrasi menyatakan tiket itu palsu," ungkap Poppi, Senin (13/3).

Warga lainnya, Niko, mengatakan jika warga dipersulit berurusan, untuk apa kantor Imigrasi dibangun di Kerinci. Dikatakan Niko, dengan kondisi seperti ini ia merasa lebih baik mengurus paspor di Jambi. "Kalau mau mempersulit masyrakat tutup saja kantor Imigrasi Kerinci. Kita masyarakat buat di Jambi saja," tandasnya.

Sumber : Metrojambi.com 


Untuk Informasi , Bimbingan dan Pendaftaran
Hubungi 👇
WA : 081274139401 
www.paytren-jambi.com
Reaksi: