Jalan Koto Salak menuju Koto Petai yang  rusak parah.
Jalan Koto Salak menuju Koto Petai yang rusak parah. / Dedi
KERINCI - Sejak tahun 2008 lalu, jalan Tanah Cogok (Tanco) yang melewati delapan desa di dua kecamatan yakni Kecamatan Setinjau Laut dan Danau Kerinci belum tersentuh aspal dan kondisinya rusak parah.

Namun tahun ini, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kerinci telah menganggarkan untuk pengaspalan jalan tersebut. Hanya saja anggarannya terbatas dan tidak sepenuhnya ruas jalan tersebut di aspal tahun ini.

Sekretaris PU Kerinci, Zukri mengatakan, sebelumnya telah diajukan ke DPRD Kerinci anggaran sebesar Rp7,5 miliar untuk pengaspalan jalan dari Desa Pondok Beringin, Kecamatan Setinjau Laut sampai Desa Koto Iman, Kecamatan Danau Kerinci. Namun oleh DPRD Kerinci hanya disahkan sebesar Rp 2,5 miliar.

"Kita mengajukan anggaran jalan itu Rp 7,5 miliar. Itu baru mencukupi anggaran jalan dari Pondok Beringin sampai Koto Iman. Tapi Komisi III hanya menyetujui Rp 2,5 miliar. Paling sekitar 3 kilometer, dari Pondok Beringin sampai masuk Ujung Pasir," jelasnya.
Ia mengatakan alasan dewan saat pembahasan anggaran, karena banyak jalan lain di Kerinci yang kondisinya juga rusak. Sehingga anggaran pengaspalan jalan dari Ujung Pasir ke Koto Iman dianggarkan pada 2018 mendatang.

Untuk jalan yang berlubang dari Ujung Pasir ke desa koto Iman hanya dilakukan tambal sulam. "Dewan mengatakan banyak pertimbangan. Anggaran digunakan perbaikan jalan lain. Jadi yang belum diaspal, terpaksa dianggarkan pada 2018 lagi," ucapnya.

Ia mengatakan untuk proses tender harusnya dimulai pada bulan ini, namun panitia lelang masih melakukan proses. Sehingga ditargetkan pekerjaan mulai Mei 2017.

Sedangkan kualiatas aspal nantinya, kata dia, akan dibuat berlapis, sama seprti jalan di Hiang.
"Kita masih menunggu SK Panitia yang belum keluar untuk tender. Bulan Mei lah mulai pengaspalan," katanya.

Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kerinci, Elyusnadi mengatakan, waktu pembahasan anggaran sebelumya, jalan dari Ujung Pasir sampai Koto Iman satu paket dengan nilai Rp 3,5 miliar.

Untuk jalan dari Pondok Beringin masuk Koto Tuo Ujung Pasir ia mengaku belum mengetahuinya. "Nanti saya cek lagi divanya. Kalau yang belum diaspal itu kita usahakan lagi tahun 2018 nanti," katanya.

Sumber : Metrojambi.com 


INFO PAYTREN BUAT KITA SEMUA :
_*Apa itu PayTren ?*_. 

🔴Aplikasi micropayment utk pembayaran listrik, isi pulsa, beli tiket, bayar speedy, bpjs, belanja online, belanja di alfamart, kirim uang dll, yang bisa di install pada smartphone android dan IOS.
_*Apa benefit menggunakan PayTren ?*_
🔴 Mudah, murah, hemat, dpt cashback, bernilai ibadah dan ada peluang bisnisnya.

_*Bagaimana cara menjadi mitra PayTren ?*_
🔴 _*Mitra Pebisnis + Pengguna :*_ Harga lisensi paling murah Mulai 350.000 & paling mahal 10.1 juta (menu transaksi all payment).
_*Apa kelebihan lain dari PayTren ?*_
🔴 Legalitas lengkap SIUPL tetap & setifikat APLI dll, sudah di miliki PayTren.
🔴 Owner bukan orang sembarangan dan insya Alloh amanah yaitu Ustd. Yusuf Mansur pengasuh ponpes Darul Qur'an.
🔴 Setiap transaksi di PayTren bernilai sedekah.
🔴 Memiliki komunitas positip yang menjunjung tinggi nilai2 agama.
🔴Bisnis yg mengedapankan tali silaturrahim.

Daftar PAYTREN Klik / Buka
 
 
WA 081274139401 / 085266129889 

Reaksi: