Waspada Calo CPNS di Kerinci dan Sungai Penuh
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ilustrasi 
 
KERINCI - Pemerintah daerah meminta masyarakat Kerinci agar mewaspadai calo atau oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang mengaku bisa bantu CPNS. Hal ini terkait terbukanya peluang perekrutan CPNS di Kabupaten Kerinci pada 2017.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKD dan SDM) Kerinci, Syahril Hayadi mengatakan, meskipun Kabupaten Kerinci membutihkan ratusan PNS untuk menggantikan pegawai yang pensiun. Terutama di pendidikan dan kesehatan, setelah hampir lima tahun tidak melaksanakan tes CPNS. Namun hingga kini, pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) belum mengeluarkan formasi untuk Kabupaten Kerinci.

Untuk itu kata Syahril, masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh diminta untuk tidak mudah terbuai oleh iming-iming sejumlah oknum yang tidak bertanggungjawab dengan membayar sejumlah uang. “Hingga tahun 2017 ini, Menpan belum mengeluarkan formasi. Jadi, warga Jangan mudah percaya oleh oknum yang menjanjikan sebagai PNS, apalagi dengan imbalan uang," ujar Syahril Hayadi, Kamis (9/2).

Dijelaskannya, Kabupaten Kerinci memang berpeluang untuk melakukan penerimaan CPNS tersebut, setelah adanya SOTK baru. Karena, belanja pegawai di kabupaten Kerinci turun dari 50 persen yakni sekitar 47 persen. "Jika kembali kepada aturan, kita memungkin bisa melakukan penerimaan CPNS. Namun perlu masyarakat ketahui, itu belum pasti. Karena sejauh ini kita masih mengirim formasi, dan belum ada jawaban dari pusat," katanya.

Dikatakannya, jika formasi sudah ada, pihaknya akan mengumumkan perekrutan CPNS secara transparan ke masyarakat. Pegawai juga diminta untuk memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat. Jadi jangan malah ikut-ikutan menjadi calo dengan mencari mangsa untuk melakukan penipuan kepada masyarakat.

Oleh karena itu, kata Syahril, biasanya calo-calo CPNS sudah mulai beraksi saat adanya informasi CPNs. Beberapa calo mulai mendekati sejumlah warga untuk dijadikan korban, bahkan pendekatannya calo mengaku dekat dengan sejumlah pejabat dan memiliki koneksi di pusat. "Untuk itu warga diminta waspada calo PNS. Jika ditemukan dilapangan ada calo CPNS, secepatnya lapor ke pihak yang berwajib," tegasnya. (*)

Sumber ; Tribunjambi.com
Reaksi: