Mahasiswi Akbid yang terlibat aksi penjambretan
Mahasiswi Akbid yang terlibat aksi penjambretan / Istimewa
JAMBI - Aparat kepolisian berhasil meringkus dua orang pelaku penjambretan yang menyebabkan korbannya, Rozy Guzminar (30), asal Sungai Penuh meninggal dunia. Keduanya adalah M Ibnu (23), dan kekasihnya Jhenny Jessicha (23).

Ibnu lebih dulu ditangkap pada Senin (5/12) malam di kawasan Talang Bakung, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi. Ibnu bahkan terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kedua kakinya, karena melawan saat akan ditangkap.

Dari hasil pengembangan, Selasa (6/12) malam giliran Jhenny yang ditangkap. Oknum mahasiswi Akademi Kebidanan (Akbid) di Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat tersebut ditangkap saat berada di kediaman Ibnu.

Saat diperlihatkan ke wartawan, Jhenny hanya bisa meneteskan air mata. Ia mengaku nekat menuruti ajakan Ibnu untuk menjambret karena butuh uang untuk pulang ke Bukittinggi.

“Malam itu aku bilang ke Ibnu mau pulang ke Bukittinggi, dan minta uang sama dia. Aku sempat marah karena dia bilang tidak punya uang. Lalu dia bilang 'kau mau lihat aku gilo?' Waktu itulah dia menjambret,” ujar Jhenny saat ditemui di Mapolresta Jambi, Rabu (7/12).

Jhenny juga mengaku sempat menjual handphone hasil penjambretan yang dilakukan Ibnu ka salah satu konter HP di Kota Jambi. “Uangnya kemudian aku kasih lagi ke dia,” pungkasnya.

Sumber : Metrojambi.com
Reaksi: