Salah seorang mahasiswa yang diamankan pihak kepolisian
Salah seorang mahasiswa yang diamankan pihak kepolisian / Dedi
SUNGAI PENUH - Paripurna istimewa dalam rangka peringatan HUT Kota Sungai Penuh ke-8, Selasa (8/11), diwarnai aksi demo oleh sejumlah mahasiswa. Bahkan aksi demo yang berlangsung di depan gedung DPRD Kota Sungai Penuh itu berlangsung ricuh.

Kericuhan ini terjadi pada saat mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) memaksa masuk ke gedung DPRD Kota Sungai Penuh tempat paripurna berlangsung, dan ingin bertemu langsung dengan Walikota Sungai Penuh Asafri Jaya Bakri (AJB).

Pada saat memaksa masuk, aparat kepolisian langsung memukul mundur mahasiswa yang ingin masuk dan terjadi lah kerusuhan. Pantauan metrojambi.com beberapa mahasiswa di pukul dan diseret oleh pihak kepolisian yang mengawal aksi demo.

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kerinci Satria Gunawan, mengecam aksi kekerasan terhadap kadernya yang melaksanakan aksi di gedung DPRD Kota Sungai Penuh.

"Kami sangat menyayangkan kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian, kita akan melakukan visum dan melaporkan kekerasan ini kepada Polda Jambi," ujarnya.

sumber ; Metrojambi.com
Reaksi: