Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa
BANGKO- Nasib nahas dialami, Jon (20), salah seorang Suku Anak Dalam (SAD) yang berdomisili di Desa Sinar Gading, Kecamatan Tabir Selatan. Ia tertembak oleh senapan angin miliknya sendiri dan itu membuat nyawanya melayang.

Informasi yang diperoleh metrojambi.com, Jon mengalami luka tempak di kepala. Ia meninggal dunia di perjalanan saat akan dibawa ke Kota Jambi untuk mendapatkan perawatan.

"Kejadiannya sore kemarin (Rabu, 14/9) kemarin sekitar jam 5. Waktu itu dia mau persiapan nembak burung dan mempersiapkan senapan anginnya. Tidak tau kenapa senapan itu meletus dan mengenai kepalanya," ujar Afrizal, Kepala UPTD SAD Merangin, Kamis (15/9).

"Sore itu sudah dibawa ke rumah sakit Bangko. Sudah dilakukan penanganan dan disarankan dirujuk ke Jambi. Waktu diperjalanan itulah ia meninggal," tambah Ijal.

Kini jasad Jon, masih berada di kamar mayat RSUD Kolonel Abundjani Bangko. Pihak RSUD dan UPTD SAD masih menunggu keluarga korban.

"Masih menunggu pihak keluarganya, apakah nanti mereka bawa ke hutan adat mereka atau mau dikuburkan," sebut Ijal lagi.
Reaksi: