Anggota Komisi V DPR RI H Bakri saat meninjau Bandara Depati Parbo
Anggota Komisi V DPR RI H Bakri saat meninjau Bandara Depati Parbo / facebook

KERINCI - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI berharap adanya koordinasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci terkait rencana perluasan Bandara Depati Parbo.

Kepala Bagian Perencanaan Dirjen Perhubungan Udara, Cecep Kurniawan, saat berkunjung ke Kerinci berharap adanya koordinasi dan komitmen bersama pemerintah pusat dan Pemkab Kerinci.

“Pemerintah pusat lakukan apa, Pemkab Kerinci lakukan apa. Sehingga Bandara Kerinci tidak seperti itu lagi,” ujarnya.

Dia mengatakan, untuk langkah pertama perluasan bandara harus ada lahan untuk membangun infrastruktur bandara. Saat ini Pemkab Kerinci sedang menyusun rencana induk untuk menghitung kebutuhan lahan dan fasilitas apa saja yang akan dibangun.

“Harus ada lahan dulu. Jangan anggarannya ada nanti lahan tidak ada,” ucapnya.

Dia juga berharap Bandara Depati Parbo lebih aktif lagi dengan menghadirkan pesawat yang lebih besar. “Informasinya surat pengajuannya sudah disampaikan ke Kemenhub, nanti akan kita tindak lanjuti,” ujarnya.

Dengan landasan pacu yang ada saat ini, pesawat ATR 72 sudah bisa mendarat, namun untuk Boeing belum bisa. “Untuk lima tahun ke depan masih bisa ATR 72 untuk ke Padang, Jambi dan Bungo,” pungkasnya.

Sumber : Metrojambi.com
Reaksi: