ilustrasi
ilustrasi / istimewa
MUARA SABAK – SA (30), warga Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Ia dilaporkan ke polisi atas tuduhan telah menyetubuhi anak di bawah umur yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Kapolsek Mendahara Ulu, AKP Tesmirijal, mengatakan kasus ini dilaporkan oleh orang tua korban Jumat (26/8) lalu, dengan bukti laporan nomor LP/30-B/VIII/2016. Berdasarkan laporan tersebut, kata Tesmirijal, pihaknya melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Pelaku kita amankan Sabtu (27/8) lalu sekitar pukul 21.00 WIB,” ujar Tesmirijal, Rabu (31/8).

Lebih lanjut Tesmirijal mengatakan, terungkapnya kasus ini bermula saat orang tua korban yang ingin beristirahat merasa terganggu dengan suara musik yang berasal dari handphone korban. Oleh orang tua korban, handphone tersebut lantas diambil dengan maksud untuk mematikan suara musiknya.

Orang tua korban juga sempat mengotak-atik handphone tersebut. Saat itulah orang tua korban mendapati video hubungan intim antara korban dan pelaku.

“orang tua korban kaget karena di dalam handphone tersebut ada video korban disetubuhi oleh pelaku,” bebernya.

Tidak terima dengan hal ini, orang tua korban lantas melaporkan pelaku kepada pihak kepolisian, hingga akhirnya dilakukan penangkapan. “Saat ini pelaku diamankan di Polres Tanjabtim guna proses lebih lanjut,” pungkasnya.

Sumber : Metrojambi.com
Reaksi: