ilustrasi
ilustrasi / istimewa
JAMBI - Dua jenazah berjenis kelamin laki-laki kini terbujur kaku di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi. Sejauh ini belum diketahui idetitas kedua jenazah yang disebut-sebut sebagai pelaku tidak pidana penyalahgunaan narkoba tersebut.

Kabid Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, AKBP Marlian Ansori, saat dikonfirmasi mengatakan kedua jenazah tersebut merupakan pelaku tindak pidana penyelahgunaan narkoba. Dikatakan Marlian, keduanya tewas ditembak anggotanya karena melakukan perlawanan saat penangkapan.

"Keduanya merupakan bandar narkoba asal Pulau Pandan. Mereka ini adalah pemain lama," kata Marlian, Minggu (4/9).

Dijelaskannya, kedua pelaku sudah menjadi target operasi BNNP Jambi. Marlian menyebutkan, pihaknya mengejar dan mencegat pelaku di daerah Tebo saat hendak masuk ke wilayah Bungo sekira pukul 04.00 WIB dini hari tadi

"Kita tahu dia bawa barang (narkoba, red) dari Padang. Jadi kita cegat," ujar Marlian.

Kedua pelaku saat diamankan, lanjut Marlian, berusaha menabrak petugas BNNP Jambi dengan kendaraan mereka. Meski sudah diberi tembakan peringatan, keduanya tidak mengiraukan petugas.

"Mereka melawan jadi terpaksa kita lumpuhkan. Namun tewas terkena di bagian dada beberapa tembakan," pungkasnya.

sumber : Metrojambi.com

Reaksi: