Marak: Prostitusi Terselubung Di Sarolangun

Sarolangun, Sabtu (27/8). Praktik prostitusi selalu menjadi masalah bagi kota berkembang, termasuk kota Sarolangun.

Tempat mesum ilegal, yakni tempatnya para hidung belang melakukan transaksi seksual masih tetap ada di bumi sepucuk adat serumpun pseko.

Kepala Badan Pol PP Kabupaten Sarolangun, Deshendri pernah membeberkan, masih ada sejumlah warung esek esek yang masih beroperasi, meski kerap dilakukan razia penertiban.

"Di Kecamatan Mandiangin masih ada 2 dari sebelumnya 3. Di singkut masih ada 1, bathin VIII 1titik dan Air Hitam 1 titik. Jumlah itu menurun karna sering kita razia," kata Deshendri.

Selain tempat tempat mesum tersebut, ada yang lebih mengkhawatirkan yakni semakin maraknya praktik prostiusi terselubung.

Para pelaku seks komersial masih bebas melukan aktifitasnya dengan cara main petak umpet dengan aparat.

Salah satu sumber Imc.id saat dikonfirmasi, Sabtu (27/8) yang meminta namanya tidak disebutkan memaparkan, jejak prostusi terselubung dapat dijumpai didalam kota Sarolangun.

Para penjajal sex kebanyakan datang dari luar daerah. "Ceweknya masih muda-muda, dan luar biasa aduhai. Kebanyakan dari luar daerah, tapi ada juga orang kita Sarolangun," beber sumber Imc.Id.

Pertemuan antara pria hidung belang dan wanita penjajal tubuh ini, lanjut dia, kerap bermula dari tempat tongkrongan ngopi, disana mereka bertemu dan bernegosiasi.

"Setelah tarifnya disepakati, mereka lalu mencari tempat kencan. Ada yang melakukannya di salah satu hotel dan ada juga ditempat lain seperti di kos-kosan," terangnya. (Ys)




Sumber ; imcnews.id
Reaksi: