ilustrasi
ilustrasi / istimewa
MUARA BULIAN – Nasib malang dialami Erwin Pardede (24). Warga Perum Kelabai, Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari ini meregang nyawa setelah diamuk massa.

“Kejadiannya Jumat (5/8) malam sekitar pukul 22.30 WIB,” ujar Kasat Reskrim Polres Batanghari, AKP Yumika, Minggu (7/8).

Aksi amuk massa tersebut bermula saat Erwin nekat masuk ke rumah warga bernama Rusmawati, di Pal 27, Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang. Mengetahui ada yang masuk ke rumah, Rusmawati lantas berteriak maling dan didengar oleh warga sekitar.

Warga pun lantas melakukan penangkapan terhadap Erwin, dan sempat menganiayanya. Selanjutnya, Erwin dibawa ke rumah ketua RT setempat. Saat berada di rumah ketua RT, Erwin berupaya melarikan diri.

Setelah dikejar warga, Erwin kembali tertangkap. Karena kesal, warga lantas menghakiminya. “Korban mengalami luka serius di dada dan wajah,” sebut Yumika.

Ditambahkannya, saat petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian, Erwin sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong lagi.

Lebih lanjut Yumika mengatakan, beradasarkan informasi yang diperoleh, warga memang sudah lama kesal terhadap Erwin. Ini dikarenakan ia kerap mengganggu istri orang, dan tidak jera meski telah diberikan peringatan.

“Korban (Erwin, red) masuk ke rumah orang di atas jam bertamu. Bahkan nekad lewat jendela atau pintu belakang, sehingg diteriaki maling," pungkasnya.

Sumber : Metrojambi.com
Reaksi: