Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa
SAROLANGUN - Japri bin Syarif (35), warga Desa Penarun, Kabupaten Sarolangun, tewas setelah menjadi korban penikaman. Meski sempat diberikan pertolongan, namun nyawa Japro tidak tertolong lagi. Ia diduga meninggal karena kehabisan darah.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, Senin (29/8) malam. Awalnya, korban mengajak salah seorang rekanya bernama Nur menemui seseorang di Desa Sungai Baung, Kecamatan Sarolangun, untuk menagih hutang.

Bukannya mendapatkan uang yang ditagih, antara korban dan pelaku malah terjadi cekcok yang berujung pada terjadinya penikaman. Usai kejadian, pelaku langsung melarikan diri dan saat ini dalam pencarian pihak kepolisian.

"Kejadiannya di Desa Sungai Baung Korban mengalami luka di paha kaki kiri bagian belakang," kata Kapolsek Kota Sarolangun, AKP Sandi Mutaqin, Rabu (31/8).

"Sebelum meninggal korban, sempat dibawa ke bidan terdekat. Karena keterbatasan alat, korban kemudian dirujuk ke Puskesmas," ujarnya lagi.

"Motifnya masih kita selidiki. Saksi-saksi juga tengah kita mintai keterangan," pungkasnya.

sumber : Metrojambi.com
Reaksi: