ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARA BUNGO - Kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur terjadi di Kabupaten Bungo. Kali ini nasib malang menimpa pelajar kelas 6 SD, Bunga (13)—bukan nama sebenarnya. Bunga harus menanggung malu dan terancam putus sekolah akibat  diperkosa tiga orang pria hingga hamil 7 minggu.

Bahkan dua dari tiga pelaku sudah berusia lanjut. Ketiga pelaku adalah AD (70), AB (70), dan JN (31). Ketiga pelaku sudah ditangkap dan saat dini diperoses oleh pihak kepolisian.

Peristiwa ini terjadi Juli 2016 lalu. Bermula saat ketiga pelaku melihat rumah yang dihuni keluarga Bunga dalam keadaan sepi. Melihat tidak ada orang lain, ketiga pelaku lantas memperkosa korban yang saat itu sendirian di rumah.

Korban sempat mendiamkan kejadian tersebut. Kejadian ini baru terungkap Sabtu (27/8) lalu, ketika ibu korban diminta oleh guru sekolah untuk membawa korban ke bidan agar diperiksa karena ada kejanggalan pada tubuhnya.

“Saya setiap hari nyadap karet. Saya kalau malam tidur sama anak saya dan siang ia sekolah. Pada hari Sabtu (27/8) guru anak saya melihat ada kejanggalan, lalu meminta dibawa ke bidan,” ujar ibu korban saat dikonfirmasi.

Sang ibu terkejut ketika memeriksa anaknya ke bidan. Anaknya diketahui sudah hamil. Begitu mengetahui kejadian yang menimpa anaknya orangtua Bunga lansung membuat laporan ke Mapolsek Jujuhan, Senin (29/8).

Terpisah, Kapolsek Jujuhan, Iptu Ibrahim, membenarkan adanya laporan tersebut. Setelah mendapatkan laporan pihaknya lansung menindaklanjuti dan di hari yang sama ketiga pelaku pun berhasil ditangkap.

“Benar, setelah mendapat keterangan kami koordinasi dengan Polres Bungo Komisi Perlindungan Anak. Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap ketiga pelaku pada Senin (29/8),” ujarnya.

Sumber ; Metrojambi.com
Reaksi: