Petugas karcis di objek wisata Danau Kerinci saat memeriksa muatan salah satu kendaraan.
Petugas karcis di objek wisata Danau Kerinci saat memeriksa muatan salah satu kendaraan. / dok.metrojambi.com
KERINCI - Praktik pungutan liar (pungli) di objek wisata Danau Kerinci semakin menjadi-jadi. Tidak hanya pengunjung, warga yang hanya ingin melintas saja tetap diharuskan membayar sejumlah uang oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Melda, warga Pendung Talang Genting, Kecamatan Danau Kerinci merupakan salah seorang korbannya. Melda mengaku dimintai uang Rp 15 ribu saat melintas di objek wisata Danau Kerinci. Padahal saat itu, kata Melda, ia hanya sekedar lewat karena mau menuju Desa Pentangen.

Menurut Melda, ia sempat berdebat dengan oknum yang melakukan pungli tersebut. "Kami bilang tidak mau bayar, tapi mereka tetap ngotot," ujar Melda, Selasa (12/7).

Namun akhirnya, lanjut Melda, ia dan keluarganya terpaksa membayar karena diancam oleh pelaku. "Mereka bilang jika tidak bayar, motor kami akan mereka tahan," pungkasnya.

sumber : Metrojambi.com
Reaksi: