Ilustrasi. Foto: AFP
Ilustrasi. Foto: AFP
SANGATTA – Polres Kutai Timur kini terus berusaha membongkar kasus pembunuhan sadis pada Neysa Nur Azlya. Bocah empat tahun itu dibunuh dengan cara yang sangat biadab.

Awalnya, anak Ketua DPC PKS Kecamatan Sangkulirang Faturahman itu  diculik. Setelah itu, dia dibunuh. Jasadnya ditemukan terbakar dan ditutupi daun kelapa. Pelaku penculikan sekaligus pembunuhan diduga merupakan tetangga sendiri.

Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Andika Dharmasena mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan di tempat kejadian perkara (TKP). Terkait hasil visum, Andika menyampaikan, dari keterangan dokter puskesmas, Azlya sudah meninggal sejak Kamis. Itu dilihat dari beberapa bagian tubuh Azlya yang sudah ditumbuhi belatung.

“Ini keterangan sementara dari dokter yang melakukan visum,” ujarnya. Sementara itu, ada dugaan pelaku berupaya menutupi jenazah Neysa dengan tumpukan daun kelapa untuk menghilangkan jejak.

Namun ternyata, daun tersebut tak terbakar seluruhnya. Karena itu, di tubuh Azlya terdapat luka bakar di beberapa bagian seperti tangan dan badan sebelah kanan.

“Sementara bagian tubuh lain masih utuh, sedangkan baju yang dikenakan juga masih sama dengan baju yang dikenakan saat dia dilaporkan menghilang. Duit angpau Lebaran pun masih ada di saku,” ungkapnya. (dns/app/aim/rom/k8)

sumber : Kerincitime.co.id
Reaksi: