KETAHUAN: Anggota satpol PP meminta identitas Dulla saat digerebek di kamar kosnya, Kamis Malam (21/7). FOTO:  SATPOL PP FOR Radar Madura/JawaPos.com
KETAHUAN: Anggota satpol PP meminta identitas Dulla saat digerebek di kamar kosnya, Kamis Malam (21/7). FOTO: SATPOL PP FOR Radar Madura/JawaPos.com
SUMENEP - Anggota Satpol PP Sumenep merazia rumah kos lingkar timur, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Kamis malam (21/7). Razia itu membawa hasil. Petugas penegak perda menemukan sepasang remaja berduaan dalam kamar hingga larut malam.

Mereka adalah Dulla Subaidi, 28, warga Desa Ellak, Kecamatan Lenteng Daya, dan Rosidah, 35, warga Desa Padike, Kecamatan Talango. Dugaan kuat, mereka berbuat mesum. Lantas, mereka dibawa ke kantor satpol PP untuk diberi pembinaan.

Kepala Satpol PP Sumenep Imam Fajar menjelaskan, kamar kos yang dihuni Dulla memang menjadi incaran satpol PP. Sebab, Dulla dilaporkan sering membawa wanita ke dalam kamar.

”Setelah kami gerebek, ternyata benar, penghuni kos sedang berduaan dengan perempuan,” katanya, Jumat (22/7).

Imam menceritakan, saat pintu diketuk, Dulla tidak mau membuka pintu kamar kosnya. Namun, setelah satpol PP memaksa Dulla membuka pintu, akhirnya Dulla mau membuka pintu.

Saat satpol PP masuk, Rosidah hendak sembunyi di kamar mandi. Namun, satpol PP segera memanggil perempuan yang hanya mengenakan sarung itu.

Kepada petugas, Dulla mengaku, Rosidah adalah saudara sepupunya yang numpang bermalam. Sayang, mereka tidak bisa menunjukkan bukti.

”Keduanya hanya menunjukkan KTP. Sementara, akta nikah tidak ada,” kata Imam.
Reaksi: