Siswa SMKN 10 Muaro Jambi saat menggelar aksi demo.
Siswa SMKN 10 Muaro Jambi saat menggelar aksi demo. / Sudir Putra

SENGETI - Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 10 Kabupaten Muaro Jambi, Abdul Manaf, Senin (25/7), didemo oleh siswanya. Aksi demo tersebut membuat aktivitas belajar mengajar di sekolah yang berada di Desa Petaling, Kecamatan Sungai Gelam tersebut terganggu.

Aksi demo para siswa tersebut dilatarbelakangi oleh ketidakpuasan terhadap kebijakan yang diambil oleh Abdul Manaf selaku kepala sekolah. Salah satunya adalah kebijakan untuk merumahkan salah seorang guru jurusan otomoitif, yang berdampak pada terganggunya aktivitas belajar mengajar.

Para siswa menuntut agar guru tersebut kembali mengajar. Jika tidak, para siswa mengancam akan terus melakan demo dengan cara mogok belajar.

"Kami sudah tiga bulan tidak belajar. Jika tuntutan kami tidak dipenuhi, kami akan terus mogok belajar," ujar salah seorang siswa saat dikonfirmasi.

Sementara itu Abdul Manaf saat dikonfirmasi mengakui kondisi di sekolah yang dipimpinnya sedang tidak setabil, akibatnya beberapa guru sedang diistirahatkan. Ia membantah telah merumahkan enam orang guru, melainkan hanya mengistirahatkan saja karena keterbatasan anggaran.

"Tidak ada dana untuk membayar honorarium mereka (guru, red)," ujar Manaf.

Sumber : Metrojambi.com
Reaksi: