Petugas karcis di objek wisata Danau Kerinci saat memeriksa jumlah penumpang salah satu kendaraan.
Petugas karcis di objek wisata Danau Kerinci saat memeriksa jumlah penumpang salah satu kendaraan. / dok.metrojambi.com
KERINCI - Lebaran sudah satu minggu berlalu. Namun praktik pungutan liar (pungli) di objek wisata Danau Kerinci masih saja terjadi. Tidak hanya pengunjung, warga yang hanya ingin melintas saja tetap diharuskan membayar sejumlah uang oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Melda, warga Pendung Talang Genting, Kecamatan Danau Kerinci merupaakan salah seorang korbannya. Melda mengaku dimintai uang saat melintas di objek wisata Danau Kerinci. Padahal saat itu, kata Melda, ia hanya sekedar lewat karena mau menuju Desa Pentangen.

"Kami diminta membayar tiket masuk, per orang Rp 15 ribu. Padahal kami cuma lewat mau ke Pentangen," ujar Melda, Selasa (12/7)

Ditambahkan Melda, modus yang digunakan pelaku adalah dengan mengatakan jika di objek wisata Danau Kerinci ada artis ibu kota yang sedang manggung. "Jadi setiap orang yang mau melintas dimintai tiket masuk," pungkasnya.

sumber : Metrojambi.com
Reaksi: