Pemimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso dan anak buahnya.

Foto: YouTube
Pemimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso dan anak buahnya. Foto: YouTube
JAKARTA - Baku tembak terjadi antara Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala dengan kelompok militan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso di wilayah Tambarana, Poso, Senin (18/7) sore. Dari insiden itu, Santoso dikabarkan tewas tertembak.

Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Rudy Sufahriadi mengungkapkan, ada dua orang anggota MIT yang tewas dalam kontak senjata itu. “Tadi anggota kita tembak-tembakkan dengan kelompok Santoso. Dua orang meninggal dunia," katanya kepada JPNN.

Kabarnya, satu dari dua anggota MIT yang mati itu adalah Santoso yang menjadi target utama Operasi Tinombala. Hanya saja, Rudy masih belum berani memastikan bahwa Santoso adalah satu dari dua orang yang tewas.

Namun Rudy mengakui bahwa salah satu anggota MIT yang mati punya ciri-ciri seperti Santoso. Karenanya, Rudy masih perlu menunggu identifikasi terlebih dulu untuk memastikannya.

“Besok akan diberi tahu kejelasannya. Memang kata anggota di lapangan, salah satunya ada tahi lalat, seperti ciri-ciri Santoso. Tapi kami akan pastikan dulu," tandas Rudy.(mg4/jpnn)

sumber : Jpnn.com
Reaksi: