Seperti Ini Efek Penggunaan Vaksin Palsu ke Bayi dan Anak

WARTA KOTA, GROGOL PETAMBURAN - Peredaran vaksin palsu membuat cemas khalayak masyarakat. 

Apa sebenarnya efek yang terjadi apabila menggunakan vaksin palsu ini.

Warta Kota mencoba menyambangi Rumah Vaksinasi di Jalan Jelambar Madya Blok C-4 No. 844 RT 08 / RW 10 Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Dokter Tri, penanggung jawab dari Rumah Vaksinasi tersebut mengungkapkan dampak yang terjadi dari penggunaan vaksin palsu ini.

"Efeknya itu ke kulit akan merah-merah. Rasanya gatal-gatal," ujar Tri kepada Warta Kota di Rumah Vaksinasi, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Senin (27/6/2016).

Tri menuturkan penggunaan vaksin palsu bisa menimbulkan infeksi bagi pengguna. Infeksi reaksi lokal yang terjadi dalam penggunaan vaksin palsu itu.

"Sebenarnya efeknya reaksi lokal, adanya antibiotik dalam vaksin itu dan tergantung daya tubuh masing - masing penggunanya," ucapnya.

Bila daya tubuh pada anak lemah, dapat berdampak efeksi yang menyebabkan sangat gatal pada kulit. Kemudian kulit tersebut mengalami bintik-bintik merah akibat penggunaan efek palsu tersebut.

"Untuk mengetahui vaksin palsu atau asli bisa dilihat dari kemasannya," kata Tri.

Tri menjelaskan kemasan pada vaksin palsu terlihat warnanya pudar. Sedangkan pada vaksin asli itu jelas dan tidak samar.

"Di bungkus kemasan itu juga ada nomor produksi dan base expired atau waktu kadaluarnya," tuturnya.

Menurut Tri penjual harus memberitahu waktu kadaluarsa vaksin ke konsumen yang akan menggunakannya.

"Kalau ada bayi yang sudah terkena vaksin palsu, tidak apa-apa diberi vaksin lagi. Sebaiknya langsung ke Puskesmas dan berkonsultasi dengan dokter," katanya.‎


Sumber: Warta Kota   
Reaksi: