JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah mengeluarkan pernyataan untuk tidak mau jika pengumuman Paket Kebijakan XII diliput oleh wartawan di luar desk ekonomi, rupanya Presiden RI Joko Widodo juga tidak berkenan jika pengumuman paket kebijakan tersebut diliput oleh televisi.

(Baca: Sore Ini, Presiden Jokowi Hanya Mau Diliput Wartawan Ekonomi)

Menurut Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution yang menghadiri rapat dan pengumuman di Istana, sebenarnya banyak awak media dari berbagai stasiun televisi yang telah menunggu-nunggu pengumuman paket kebijakan tersebut.

"(Namun) Presiden bilang, 'Jangan disiarin'. Supaya ngomong-nya lepas barangkali. (Supaya) enak, begitu," kata Darmin kepada wartawan di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (28/4/2016).

Darmin tiba di kantornya sekitar pukul 18.40 WIB, dan segera melangsungkan rapat koordinasi untuk menyiapkan kunjungan lembaga pemeringkat Standard & Poor's (S&P).

Tak banyak berkomentar, Darmin memberikan materi paket kebijakan yang dibacakan Presiden Jokowi di Istana kepada wartawan.

Dalam materi yang diterima wartawan, untuk mencapai 10 indikator tingkat kemudahan berusaha versi Bank Dunia, pemerintah melakukan berbagai upaya perbaikan.

Sejauh ini, pemerintah telah menerbitkan 16 peraturan baru terkait kemudahan bisnis.







Sumber : Kompas.com
Reaksi: