KERINCI - Zubaedah (13), warga Desa Koto Tebat, Kecamatan Air Hangat Timur yang dikabarkan hilang di Air Terjun Sungai Medang pada Minggu (13/3) kemarin akhirnya ditemukan tewas pagi ini (14/3).

Siswi MTs Penawar yang sempat dikabarkan telah ditemukan bersama sang pacar ini ditemukan warga Desa Koto Tebat yang melakukan pencarian di tingkat satu Air Terjun Sungai Medang.

Terkait hal ini, tim Pusdalops BPBD Kerinci, Ansyori, dikonfirmasi metrosakti.com mengaku terkejut dengan informasi tersebut.

"Iya, kita terkejut mendata kabar korban ditemukan tewas di air terjun pagi ini. Karena malam tadi informasi dari kades koto tebat keberadaan korban sudah diketahui, sedang bersama pacarnya," ujar Ansyori.

Saat ini, kata dia, pihaknya masih menunggu data lengkap dari Kades Koto Tebat.

Sementara itu, Kapolsek Air Hangat Timur, Iptu Iswanto, kepada metrosakti.com mengatakan sama. Menurut dia, setelah mendapat laporan ada pengunjung yang hilang siang kemarin, pihaknya langsung melakukan pencarian di air terjun Sungai Medang.

"Iya, kita langsung melakukan pencarian bersama warga. Katanya korban naik ke air terjun bersama 9 rekannya sesama siswi mts," ujar Kapolsek.

Nah, sekitar pukul 21.00 WIB tadi malam, kata dia, pihaknya mendapat kabat dari warga dan Kades Koto Tebat, bahwa korban bukan hilang namun sedang bersama pacarnya.

"Saat itu memang kabarnya simpang siur, ada yang sudah menelpon korban, ada juga bilang mereka melihat korban pergi ke Sungaipenuh bersama pacarnya," jelas Kapolsek.

Menerima informasi itu, pihaknya lalu menghentikan pencarian. Namun hingga pukul 24.00 WIB tadi malam dirinya masih berkoordinasi dengan kades Koto Tebat.

"Kita berhenti melakukan pencarian. Namun saya tetap kontak dengan kades, saya suruh kades cek langsung ke rumah, kita tidak mau cuma katanya-katanya saja. Sampai pukul 12 malam tadi korban belum pulang. Akhirnya kita putuskan menunggu informasi hingga pagi ini. Ternyata pagi ini korban sudah ditemukan tewas oleh warga Koto Tebat," sebutnya.

Menurut dia, jenazah korban sudah dilarikan ke RSUD Mayjen HA Thalib untuk divisum.

"Saat ini jenazah korban sudah dibawa kembali ke rumah duka," sebutnya singkat.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil visum, diketahui ada kelainan di tengkorak kepala korban, diduga akibat benturan.


Sumber : Metrosakti.com
Reaksi: