JAMBI-Koalisi parpol pengusung Zumi Zola-Fachrori Umar di Pilgub  lalu berpotensi buyar di daerah. Koalisi itu adalah PAN, PKB, Golkar (ARB), PPP (Romahurmuzy), Hanura dan PBB dengan jumlah 18 kursi.

Masing-masing parpol diyakini memiliki kader di daerah dan  juga punya kepentingan masing-masing.

Pengamat politik Hadi Suprapto Rusli  tidak menampik hal itu. Menurutnya, kolisi partai di Pilgub tidak menjadi jaminan pada Pilkada mendatang akan terbentuk lagi.

“Tidak ada jaminan, partai ini nanti akan ikut yang menang,” katanya.

Apalagi partai memiliki mekanisme tersendiri dalam memberikan rekomendasi dan dukungan. Artinya partai ini akan mendukung calon-calon yang mempunyai potensi untuk menang dan memiliki dukungan lebih kuat.

“Jadi tidak ada kaitannya koalisi di Pilgub dengan didaerah. Karena kepantingan berbeda,” ucapnya.


Selain itu, Hadi juga menilai untuk membangun koalisi ini bukanlah hal yang mudah. Karena dalam perjalanan nantinya akan menenemukan tantangan.

“tapi sejuah calon yang didukung itu punya potensi dan layak maka bisa saja. Tapi tentu sulit, karena semuanya punya kepentingan masing-masing,” tukasnya.

Sumber : Jambiupdate.co
Reaksi: