Sejumlah elemen masyarakat Kampung Luar Batang mendatangi kantor hukum Yusril Ihza Mahendra untuk meminta bantuan hukum terkait rencana penggusuran yang akan dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta /kompas
JAKARTA, KOMPAS.com — Warga Kampung Luar Batang pasang badan untuk politisi yang juga pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, yang dikatakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai tukang fitnah.

Sebelumnya, Yusril menyebut bahwa Pemprov DKI berencana untuk menggusur Kampung Luar Batang, yang juga terdapat makam Al Habib Husein bin Abubakar Alaydrus.

Sejumlah perwakilan warga Luar Batang yang sore ini mendatangi kantor hukum Yusril malah balik menuding bahwa Ahok-lah yang merupakan tukang fitnah.

Dari surat edaran yang didapat warga pada 24 Maret 2016, Pemprov DKI meminta agar warga Luar Batang yang berlokasi di RW 1, 2, 3, dan 4 mempersiapkan diri untuk direlokasi.

Kawasan tersebut akan dijadikan tanggul penahan air laut. Juru bicara warga Kampung Batang Luar, Mansyur Amin, mengatakan, tidak ada sosialisasi yang dilakukan oleh Pemprov DKI kepada warga Luar Batang terkait rencana penertiban ini.

"Tidak ada sosialisasi. Itu yang membuat kami gagal paham," kata Mansyur, Senin (28/3/2016).

Oleh karena itu, Mansyur beserta warga Luar Batang lainnya menganggap bahwa Pemprov DKI akan menggusur kampung beserta makam keramat Al Habib Husein bin Abubakar Alaydrus.

"Itu satu kesatuan, jika dibongkar, syiar Islamnya di mana? Jadi, jika mengatakan Yusril yang fitnah, itu bohong," kata Mansyur.

Sumber : Kompas.com
Reaksi: