Foto : Mobil Fanther masuk jurang di jalur Sungaipenuh-Tapan beberapa waktu lalu.

Kerincigoogle.com, SUNGAI PENUH - Sepanjang tahun 2015, Polres Kerinci melalui Sat Lantas mencatat setidaknya ada 13 orang meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh.

Berdasarkan data di Polres Kerinci tersebut, diketahui jumlah laka lantas selama tahun 2015 sebanyak 16 kasus. Dari 16 kasus itu, tercatat 13 korban meninggal dunia, 16 luka berat, dan 8 luka ringan.

"Kerugian materil diperkirakan Rp 120 juta, dengan rincian jumlah ranmor R2 18 unit, dan R4 7 unit," ujar Kasat Lantas Polres Kerinci, AKP Suparyanto, Rabu (3/2).

Menurut kasat, jumlah laka lantas pada tahun 2015 terbilang menurun dari tahun sebelumnya. Meski demikian, dirinya mengimbau kepada pengendara untuk berhati-berhati dan mematuhi aturan lalu lintas saat mengendara.

Berikut data laka lantas di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh yang terdata oleh Polres Kerinci selama tahun 2015:

1. Januari: 4 Kasus, 3 meninggal dunia (MD), 8 luka berat, 2 luka ringan, kerugian Rp 56 juta.

2. Februari: 1 Kasus, 1 luka berat, 2 luka ringan, kerugian Rp 40 juta.

3. Maret: 2 Kasus, 1 MD, 2 luka berat, 1 luka ringan, kerugian Rp 7 juta.

4. April: 3 Kasus, 2 MD, 1 luka berat, 1 luka ringan, kerugian Rp 7,5 juta.

5. Mei: 1 Kasus, 1 MD, 1 luka berat, 1 luka ringan, kerugian Rp 1,5 juta.

6. Juli: 1 Kasus, 12 MD, 2 luka berat, kerugian Rp 4 juta.

7. September: 1 Kasus, 2 MD, 1 luka ringan, kerugian Rp 4 juta.

8. Oktober: 1 Kasus, 1 MD, 1 luka berat, kerugian Rp 500 ribu.

9. November: 1 Kasus, 1 MD, 1 luka ringan, kerugian Rp 500 ribu.

10. Desember: 1 Kasus, 1 MD, kerugian Rp 200 ribu.

Sumber ; Metrosakti.com
Reaksi: