Pelaku pembunuh Dona/jambiupdate doc
 SAROLANGUN- Dona warga Lidung Sarolangun, tewas mengenaskan dengan luka tusuk senjata tajam dibagian dada sebelah kiri tembus ke belakang,  serta luka menganga dibagian dahi.

Penikaman Dona yang sehari-hari bertugas menjaga parkir di Pasar Bawah Sarolangun ini, ternyata disebabkan penggelapan sepeda motor milik pelaku bernama Jonizar alias Joni (27) warga Pagar Alam, yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang eskrim keliling.

"Dia (korban) menggadaikan motor aku sebesar Rp 1,7 Juta, tadi malam pas aku tagih dia memberikan uangnya hanya Rp 200 rb, jadi terpaksa aku nambah Rp 1,5 Juta untuk nebus motor yang di gadainya di daerah Rawas," ujar Joni saat dijumpai di Mapolres Sarolangun.

Namun, lanjut Joni, pagi tadi, entah kenapa saat berjumpa di Pasar Bawah itu, tiba-tiba korban langsung memukul dirinya, dan meminta uang yang akan digunakan untuk menebus sepeda motor itu.

"Jadi daripada aku yang mati mending dia yang mati, alangkah enaknya dia, aku sengaja membawa pisau badik itu untuk pergi menjemput motor ke Rawas, bukan untuk membunuh dia, aku bunuh karena spontan dia yang memukul aku duluan,"ujar Joni yang sempat kabur karena takut diamuk massa ini.

Sementara itu, dugaan motif sebelumnya yang mengarah kepada perebutan lahan parkir dibantah keras oleh Efendi Usman

Ketua Ikatan Pemuda Karya (IPK) selaku kontraktor pengelolaan parkir Pasar Bawah Sarolangun.

"Motifnya itu permasalahan pribadi mereka, sama sekali tidak ada kaitannya dengan masalah lahan parkir, Dona itu memang betul petugas parkir disini," ujar Fendi.

Namun dengan adanya kejadian ini, kata Fendi, pihaknya akan lebih memperketat pengawasan diareal parkir Pasar Bawah. selain menjaga keamanan, pihaknya juga akan terus memantau ketertiban keamanan yang dapat mengganggu masyarakat.

"Tentu pengawasan akan kita perketat, agar kejadian seperti tidak terulang di Pasar Bawah ini," katanya

Reaksi: