Kerincigoogle.com, JAMBI – PDIP tak mau mengalami nasib serupa seperti di Pilkada serentak 2015 yang lalu. Maka di Pilkada 2017 mendatang, partai berlambang kepala banteng tersebut akan merubah strategi agar bisa keluar sebagai pemenang.

Mengingat, sebelumnya dari lima Pilkada kabupaten/kota termasuk provinsi, PDIP hanya mampu menempatkan satu kadernya yakni, Safrial sebagai Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar). Di 2017 nanti, dari tiga daerah yang menggelar Pilkada, PDIP membidik Sarolangun dan Tebo.

“Kalau di Sarolangun dan Tebo kita targetkan nomor satu, tapi kalau Muaro Jambi jika tidak memungkinkan kita targetkan nomor dua,” ujar Sekretaris DPD PDIP Provinsi Jambi, Chumaidi Zaidi kepada wartawan.

Mengenai kader yang akan dijagokan, untuk Sarolangun yang dipersiapkan yakni, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Hilalatil Badri dan di Tebo, Wartono Trian Kusumo yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Tebo. Sementara untuk Muaro Jambi kemungkinan akan mendorong Ketua DPC PDIP Muarojambi, Yuli Setya Bakti.

Di Sarolangun, PDIP mempunyai enam kursi di parlemen, Tebo juga enam kursi dan Muaro Jambi hanya empat kursi.

“Di Rakernas beberapa waktu lalu kita evaluasi Pilkada 2015. Lalu kita juga membicarakan strategi bagaimana bisa menang di Pilkada 2017. Intinya kita tidak mau kecolongan lagi nantinya,” tegasnya.

Sebagai langkah awal pihaknya akan segera melakukan survei ditiga daerah tersebut. Tujuannya agar dapat melihat sejauh mana kekuatan masing-masing bakal yang calon yang akan diusung. Termasuk untuk mengetahui kekuatan dari kader PDIP itu sendiri.

“Kita lihat survei dulu, setelah itu kita bicarakan di partai. Januari ini kita mulai survei, mungkin pertengahan Februari sudah dapat diketahui hasilnya,” jelasnya.

Sumber : Jambiupdate.co
Reaksi: