Banyak media yang telah menyebutkan ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan Jakarta. Reuters, AFP, BBC, dll, menyebutkan begitu, lalu diikuti begitu saja oleh Kompas, Tempo, dll.

Saya mencoba untuk mencari sumber berita dari Reuters, ternyata berita itu diambil dari kabar singkat Kantor Berita A'maaq yang berafiliasi ke ISIS.

Bunyi berita dari A'maaq sebenarnya berbunyi begini:

مصدر لوكالة أعماق: مقاتلون من الدولة الإسلامية نفذوا صباح اليوم هجوما مسلحا استهدف رعايا أجانب والقوات الأمنية المكلفة بحمايتهم في العاصمة الإندونيسية جاكرتا

Kalau diartikan begini:
Sebuah sumber untuk Kantor Berita A'maaq: Pejuang dari ISIS menyelesaikan serangan bersenjata pagi ini, menyasar warga asing dan anggota keamanan yang disuruh menjaga mereka di Ibu Kota Indonesia, Jakarta.


Coba perhatikan redaksi asli dari A'maaq dan bandingkan dengan berita yang kemudian ditulis oleh media-media mainstream.

Berita dari A'maaq hanya menyebutkan "SEBUAH SUMBER UNTUK A'MAAQ", tidak menyebutkan sama sekali pernyataan resmi dari pemimpin ISIS atas serangan tersebut.

Artinya, ada sebuah sumber yang mengirimkan berita kepada A'maaq bahwa pejuang ISIS melakukan serangan di Jakarta, bukan pernyataan resmi dari A'maaq atau dari ISIS bahwa serangan itu adalah dari ISIS. Dan saya cari-cari, belum ada sama sekali pernyataan resmi dari ISIS yang menegaskan serangan itu dari mereka.

Adanya kalimat "suatu sumber" tanpa menyebut sumbernya, seakan menunjukkan bahwa A'maaq sendiri belum yakin dan memastikan bahwa pelaku serangan tersebut adalah ISIS.

Coba Anda buka laman kantor berita A'maaq. Jika suatu serangan bunuh diri benar-benar dilakukan oleh ISIS, judul beritanya akan langsung dan jelas. Misalnya, dua jam yang lalu kantor berita tersebut menulis begini:

عاجل | عملية استشهادية بسيارة مفخخة تضرب تجمع آليات للقوات العراقية قرب جسر البوعيثة شمالي الرمادي

Yang artinya:
[BREAKING NEWS] "Bom Syahid dengan mobil berbahan peledak menyerang kumpulan pasukan bersenjata tentara Irak."

Itu contoh judul kalau yang melakukan benar-benar ISIS. Tidak ada penyebutan dari sumber atau apapun. Langsung dan jelas. Dan coba Anda bandingan dengan berita tentang bom di Jakarta, yang kemudian dijadikan rujukan dengan diplintir sana-sani oleh media-media arus utama.

Saya tidak mendukung atau membela ISIS. Tapi ISIS memang jualan yang sangat laku untuk menyudutkan Islam oleh media-media berkepentingan. Kan tidak benar juga kalau belum ada pernyataan resmi dari ISIS lalu dikatakan bahwa ISIS MENGKLAIM bertanggungjawab atas serangan Jakarta.

Kita tunggu saja apakah ISIS akan mengeluarkan pernyataan resmi bahwa seorang Jakarta adalah ulah mereka atau tidak. Namun sebelum itu keluar, tentu kita harus hati-hati menghukumi dan menghakimi. Bagaimanapun pandangan kita terhadap ISIS, setidaknya kita harus tetap adil dalam menilai. Jadi hati-hati lah mencari dan membaca berita.

Terakhir saya ingin menukil doa Syekh Al-Qaradhawi yang saya ambil dari postingan Syekh Yusuf Al-Amien terkait insiden pengeboman ini.

اللهم احفظ تركيا و إندونيسيا المسلمتان من شر الأشرار، وكيد الفجار، ورد سهام المتآمرين عليهما إلى نحورهم، واشغلهم بأنفسهم، وقنا شرهم بما شئت وكيف شئت

"Ya Allah, jagalah Turki dan Indonesia, yang keduanya adalah Negeri Muslim, dari kejahatan dan tipu daya orang-orang jahat. Kembalikan makar orang-orang menginginkan keburukan bagi keduanya kepada mereka sendiri. Sibukkan mereka dengan perselisihan di antara mereka sendiri. Dan selamatkanlah kami dari kejahatan mereka dengan apa yang Engkau kehendaki dan dengan cara yang Engkau kehendaki." Amin.

(Jauhar Ridloni Marzuq)

Sumber : Portalpiyungan.com
Reaksi: