Kerincigoogle.com, Hukum dan Kriminal - Seorang wanita dengan tergopoh-gopoh mendatangi Polresta Barelang, Minggu (17/1) pagi. Dengan menangis ia menceritakan telah dianiaya suaminya.

"Saya dipukuli suami hingga babak belur," kata RA, 40, warga Kavling kawasan Batubesar ini, seperti dimuat batampos, Minggu.

RA mengaku terpaksa melaporkan suaminya lantaran kerap mendapat perlakuan kasar dari suaminya. Terakhir, Sabtu (16/1) sekitar pukul 15.00 WIB, saat ia memergoki suaminya tengah berduaan dengan wanita lain.

Kejadian berawal saat ia mendatangi ruli tempat tinggal suaminya di Batam Centre. Pasalnya sudah enam bulan suaminya tidak pernah pulang ke rumah. Saat masuk ke ruli, ia mendapati suaminya tengah berduaan dengan wanita berinisial N.

"Sudah enam bulan tak pulang. Kemarin saya dapat kabar jika dia berada di Ruli. Saat saya sampai dialamat itu, ternyata dia sedang dengan selingkuhannya," terang RA.

Melihat suaminya bersama wanita lain, RA marah dan langsung meminta cerai. Pria berusia 51 tahun itu naik pitam dan menghajar RA didepan selingkuhannya.

"Saya dihajar didepan wanita itu. Dan perlakuan ini bukan yang pertama kali saya alami. 25 tahun menikah, saya sering mendapat perlakuan kasar seperti ini," jelas RA lagi.

Menurut dia, perselingkuhan yang dilakukan Zi, tidak hanya kali ini saja. Sebelumnya Zi pernah menikahi seorang wanita dan kemudian ia tinggalkan karena ketahuan oleh RA. Namun, perselingkuhan Zi kali ini sangat luar biasa.

Zi berani membawa selingkuhannya ke rumah. Bahkan, ketika RA minta cerai, Zi tak meladeninya dan memilih pergi dari rumah.

"Dulu sudah berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Tapi sekarang buat ulah lagi. Saya sudah iklas, dan minta cerai," imbuh RA.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Yoga Buana Dipta Ilafi menyebutkan belum menerima adanya laporan KDRT tersebut.***

Reaksi: