Foto : Soros / Doc Google

Kerincigoogle.com, Bisnis - Miliarder George Soros memperingatkan, bahwa pasar global saat ini tengah menghadapi krisis dan investor perlu lebih berhati-hati. Kembalinya era suku bunga positif di AS, akan menjadi tantantang berat bagiemerging market. Dalam sebuah forum ekonomi di Colombo, Srilanka, Soros mengatakan saat China sedang berusaha menemukan model pertumbuhan baru dan langkah mendevaluasi yuan adalah upaya untuk mentransfer masalah ke seluruh dunia. Ia berpendapat, kondisi pasar uang saat ini mempunyai kemiripan dengan suasana pada 2008 lalu.

Mata uang, saham dan pasar komoditas global berada dalam tekanan berat pada pekan pertama tahun ini. Terpuruknya yuan menambah kekhawatiran akan kekuatan ekonomi China setelah berupaya menggeser perekonomiannya yang berorientasi pada investasi dan manufaktor ke konsumsi dan jasa.

"China mempunyai masalah besar dalam melakukan penyesuaian," kata Soros, 

seperti dikutipBloomberg, (7/1). "Saya ingin mengatakan, ini sudah seperti krisis. Jika kita lihat pasar keuangan, ada masalah serius yang mengngatkan saya pada krisis 2008," imbuhya.
Hampir US$2,5 triliun dana terhapus dari nilai ekuitas global pada tahun ini hingga Rabu lalu. Kerugian investor di Asia semakin dalam lagi pada hari ini, setelah harga saham-saham China rontok setelah dibuka kurang dari setengah jam, sehingga harus ditutup kembali. (Bloomberg/kk)

Reaksi: