Kerincigoogle.com, Sungai Penuh - Kamis (17/12) Massa pasangan calon Herman-Nuzran hingga pukul 14.30 Wib (17/12) masih bertahan di seputaran Gedung Nasional Kota Sungai Penuh.

Mereka berusaha meringsek mendekat ke gedung Nasional tempat pelaksanaan rapat pleno KPU Kota Sungai Penuh, sejauh ini, masih tertahan dengan pagar betis aparat kepolisian.

Hanya saja, pantauan jambiupdate.co,  pagar seng  lapangan Merdeka yang berada persis di depan gedung nasional dan kebetulan sedang disempurnakan, berhasil dijebol massa. Mereka berusaha mendekat ke gedung nasional via lapangan merdeka. Sejauh ini, massa masih tertahan oleh barikade aparat kepolisian.

Massa HM-NJ Jebol Pagar Seng Lapangan Merdeka

Kedatangan anngota DPRD Kota Sungai Penuh beberapa Hardizal dan beberapa rekannya sesama anggota DPRD yang mendukung pasangan calon Herman-Nuzran Joher (HM-NJ)  ke tengah massa HM-NJ sekitar pukul 14.40 Wib sore ini (17/12), bukannya membuat massa menjadi tenang, namun malah disambut hysteria.

Pantauan jambiupdat.co, mereka diangkat dan diarak. Setelah itu tiba-tiba, entah apa sebabynya,  kembali terjadi keributan, aksi saling dorong terjadi  dengan aparat kepolisian.

Imbasnya, polisi terpaksa menembakkan water cannon ke arah massa dan melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa. Saat ini, kondisi kembali tenang dan massa masih tetap bertahan di seputaran gedung nasional.

Masa HM-NJ Saling Pukul dengan Aparat

Massa HM-NJ terlibat saling pukul dengan aparat Kepolisian yang menjaga jalannya demonstrasi siang ini (17/12). Pasalnya, massa memaksa menerobos pagar betis Polisi.
Pantauan dilapangan puluhan massa yang didominasi ibu-ibu yang berada dibarisan depan memaksa masuk kedalm gedung nasional, namun ditahan Polisi.


Karena memaksa, ibu-ibu dibantu massa laki-laki terlibat saling dorong dengan Polisi. Aksi saling pukul tak dapat dihindarkan.
Bahkan, massa sempat melemparkan batu kearah Polisi. Sampai saat ini belum ada korban luka dalam peristiwa tersebut. (dik)

Sumber : Jambiupdate.co
Reaksi: