Kampanye HM-NJ di Koto Renah Pesisir Bukit

Kerincigoogle.com, Sungai Penuh - Juma't (13/11), Kampanye terbatas yang dilaksanakan di desa Koto Renah Kecamatan Pesisir, sangat luar biasa, 822 Srikandi HM-NJ Pesisir Bukit siap memenangkan HM-NJ 80% suara. Akan berjang sampai titik darah penghabisan.

Pengukuhan dan pelantikan tim Srikandi HM-NJ langsung oleh Herman Muchtar dan Nuzran Joher, disaksikan oleh ribuan massa yang ada, Srikandi HM - NJ dihadapan Herman - Nuzran berikrar akan berjuang sampai HM - NJ menjadi walikota Sungai Penuh. Tidak ada pilihan lagi Pesisir Bukit harus memenangkan HM-NJ pada tanggal 9 Desember 2015 nanti.


Nuzran Joher calon wakil walikota Sungai Penuh di tengah kerumunan masssa HM-NJ

Pada kampanye HM-NJ di Koto Renah juga menampilkan orator-orator lokal, diantaranya H. Zulman Anwar, Dpt. yang menghimbau kepada seluruh masyarkat Pesisir Bukit untuk turut andil memenangkan pasangan HM-NJ, yang merupakan "Anak Jantan " dari Pesisir Bukit.
"Kita harus memenangkan Andok Man dan Buya Nuzran, karena sosok Herman dan Buya Nuzran lah yang paling pas dan cocok untuk membenahi kota Sungai Penuh ini..." Kata Zulman Anwar dihadapan ribuan masyarakat Pesisir Bukit.





Lebih lanjut, Zulman juga menyampaikan Andok Man dan Buya Nuzran adalah tokoh nasional yang akan membangun dan membenahi kota Sungai Penuh, sederajat dengan kota-kota besar lainnya yang ada di Indonesia, membenahi kota Sungai Penuh yang sudah hancur lebur menjadi kota yang diperhitungkan oleh daerah lain nantinya. Hal ini bisa terwujud jika HM-NJ menang dan menjadi walikota dan wakil walikota Sungai Penuh.

"...Tidak ada kata lain Herman Muchtar dan Buya Nuzran Joher harus menjadi walikota Sungai Penuh, dan izin kan saya mulai saat ini memanggil andok Man Walikota Sungai Penuh, bukan calon walikota Sungai Penuh, ini bukan takabur, ini adalah keyakinan saya, bahwa Andok Man dan Buya Nuzran yang akan memenangkan suara dan hati masyarkat Sungai Penuh pada tanggal 9 desember nanti..." Kata Zulman Anwar, yang disambut pekik Allahu Akbar ribuan massa yang hadir. (KG)




Reaksi: