Kerincigoogle.com, Kerinci - Debat Kandidat calon walikota dan wakil walikota Kerinci yang diadakan Minggu ( 25/10/15) berjalan dengan lancar dan kondusif, acara yang moderatori oleh Dr. Hariadi akademisi dari Universitas Jambi tersebut berjalan dengan sangat demokratis, jujur dan transparan.

Pada saat segmen pertama dibuka, kandidat calon walikota dan wakil walikota telah menyampaikan visi dan misi serta program kerja proritas.

Pasangan AJB-Zulhelmi mengusung visi Kota Bersama, yakni Berdaya Saing, Sejahtera, Mandiri dan Adil. Sedangkan pasangan Herman-Nuzran Joher mengusung visi Bermoral, sejahtera dan unggul dan Ferry-Buzarman mengusung visi terwujudnya Kota Sungaipenuh sejahtera, maju, adil, relegius dan tentram.

Pada segmen kedua para Paslon dilakukan penajaman visi dan misi dalam bidang ekonomi, pendidikan dan hukum tata kelola pemerintahan.
  
Pada segmen terakhir, setiap pasangan diberikan waktu sebanyak dua menit untuk menyampaikan kata penutup atau closing statement.

AJB dalam sesi terakhir menegaskan kembali targetnya dibidang pendidikan dan perdagangan yang disebut AJB sebagai fokus kedepan.

"Kami sudah berkerjasama dengan pihak Pro Indonesia Budi Isman dan Meirizal Meirad, Bank Kerinci untuk menciptakan 3000 enterpreneurship. Jadi saya tidak mau bicara karena itu sudah saya jalankan. Jadi untuk ke depan saya hanya tinggal menambah lagi 3000 menjadi 6000,-"  kata AJB.

Sementara dibidang pendidikan, AJB mengatakan bahwa bakal meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan.

"60 persen wilayah Sungaipenuh adalah hutan lindung. Oleh karena itu sektor perdagangan dan jasa adalah pilihan yang tepat. Kita berterima kasih pada pak Herman dan mungkin juga pak Ferry juga mengarah kesitu. Kita punya kesamaan kedepan," kata AJB saat memberikan kata penutup.

Herman Mukhtar, calon walikota nomor urut dua pada sesi terkahir mengatakan bahwa dirinya berkeyakinan bahwa saat ini masyarakat Sungai Penuh merindukan lahirnya pemimpin yang mampu membenahi Sungai Penuh.

Herman Muchtar dan Nuzran Joher menyatakan niatnya untuk mewujudkan Sungai Penuh yang bermoral, sejahtera, dan unggul.

"Jika kami diridhoi oleh Allah Swt serta dipercaya untuk mengemban amanah rakyat, maka kami akan selalu dekat dengan rakyat sehingga tidak adalagi jarak antara rakyat dengan pemimpin. Kami akan menjadikan Kota Sungai Penuh menjadi milik 8 kecamatan. Saya selaku walikota akan memfungsikan peran wakil walikota sesuai dengan tugasnya. Dan itu akan saya buktikan," tegas Herman.

Perkataan Herman langsung dibuktikan dengan memberikan kesempatan kepada Nuzran Joher untuk menyambung statemen penutup.

"Wah ini langsung dibuktikan, wakil langsung difungsikan. Terima kasih pak Herman," sambung Nuzran Joher.

NJ menambahkan, seandainya terpilih, ia menyatakan bakal berkerjasama dengan Herman Muchtar. "Tidak adalagi penerimaan CPNS yang berbayar. Penempatan jabatan sesuai aturan. Kami ingin membangun infrastruktur yang bekualitas dan tidak adalagi birokrasi yang dipersulit. Kami ingin mensejahterakan masyarakat dan aparat. Melalui gerakan membangun desa, kepala desa kita naikkan gajinya, aparat desa, kita juga akan memfungsikan unsur empat jenis dalam mengambil kebijakan desa," Pungkas Nuzran Joher.

Calon walikota dengan nomor urut 3, Ferry Satria pada gilirannya menjelaskan bakal menjalankan 8 progtam aksi. Program aksi tesebut adalah tes CPNS dan pengangkatan pegawai gratis, kartu Sungai Penuh pintar, untuk SD, SMP, dan SMA gratis, kartu Sungai Penuh sehat untuk masyarakat tidak mampu,  penempatan pejabat sesuai kompetensi.

" tes CPNS dan pengangkatan pegawai gratis, kartu Sungai Penuh pintar, untuk SD, SMP, dan SMA gratis, kartu Sungai Penuh sehat untuk masyarakat tidak mampu,  penempatan pejabat sesuai kompetensi,-" Jelas Ferry Satria

Lebih Jauh, Ferry menyampaikan pelayanan publik yang cepat dan bebas pungli, anti KKN,  memajukan budaya yang dimiliki semua suku dan etnis yang ada di Sungai Penuh, mengembangkan UMKM dan koperasi, dan ekonomi kreatif, dan meningkatkan infrastruktur yang berkualitas.

Usai debat cawako-cawawako Sungai Penuh, ketua KPU Sungai Penuh Doni Umar mengaku lega dengan suksesnya kegiatan ini. "Ya mudah-mudahan masyarakat bisa menilai visi dan misi yang disampaikan oleh cawako dan cawawako tadi,"  Ujar Ketua KPU Kota Sungai Penuh.

Kapolres Kerinci AKBP Sri Winugroho, pasca debat calon kandidat walikota dan wakil walikota Sungai Penuh, kepada sejumlah awak media mengatakan suasana dan kondisi debat sangat kondusif, dan pengamanan yang dilakukan bersama unsur TNI berjalan dengan aman, terkendali dan kondusif.

"Suasana dan kondisi keamanan sangat kondusif, pengamanan yang kita lakukan bersama dengan unsur TNI berjalan dengan aman, terkendali dan kondusif,"

Akbp Sri Winugroho lebih jauh menyampaikan, Polres Kerinci menurunkan sekitar 600 Personil yang terdiri dari satuan, dalmas, brimob, dan lainnya serta dibantu oleh pihak TNI, kodim 0417 Kerinci.

"Untuk pengamanan kita menurunkan sekitar 600 personil, yang terdiri dari dalmas, brimob dan lainnya dan pengamanan juga dibantu oleh pihak TNI, kodim 0417 Kerinci," kata Kapolres Kerinci (KG)


Reaksi: