Kerincigoogle.com, Jambi - Bakal Calon Gubernur Jambi, H Zumi Zola Zulkifli, S.TP, MA menegaskan, dia akan membawa perubahan baru bagi Provinsi Jambi bila kelak dipercaya memimpin Jambi lima tahun mendatang. Ia menyatakan  telah sepakat dengan pasangannya H Fachrori Umar untuk melakukan berbagai perubahan.
Penegasan ini disampaikannya dalam dialog khusus dengan jambibagus.com usai mendaftar ke KPUD Jambi, Senin (27/7/2015) petang. Salah satu bentuk perubahan itu ialah mereformasi kebiasaan lama dalam hal pengangkatan calon pejabat mulai dari eselon terendah hingga eselon tertinggi.

Menurut Zola, selama ini ia selalu mendapat keluhan langsung dari banyak pegawai negeri sipil khususnya di jajaran Pemrov Jambi. “Banyak yang berprestasi dan berpengalaman tetapi tidak diberi ruang dan kesempatan hanya dengan alasan-alasan sepele dan klasik,” ujarnya.

Salah satu alasan sepele dan klasik tersebut adalah karena yang bersangkutan bukan orang sekampung, bukan tim sukses dan sebagainya. “Bahkan lebih naif lagi disebut karena tidak loyal dan tidak jelas pula batasan loyalitas yang dimaksud,” kata Zola.
“Sudah pasti, ke depan ini harus kita benahi, kita rubah dan kita lakukan reformasi yang besar. Yang berprestasi, yang sudah layak pangkat dan pengalamannya pasti kita berikan kesempatan walau bukan tim sukses, bukan orang sekampung dan bukan putra daerah sekalipun,” tegasnya lagi.

Ditegaskannya, semua akan diberi kesempatan yang sama apalagi dalam hal rekrutmen calon pegawai negeri sipil maupun rekrutmen tenaga honorer. Dia juga tidak akan mentolerir bawahannya yang sengaja melakukan praktik-praktik kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN).

“Wartawan silahkan cek sendiri apa yang telah saya lakukan di Tanjab Timur, jangankan orang sekampung, keluarga dekat saya sendiripun tidak saya beri ruang untuk memonopoli jabatan, proyek, calon pegawai dan sebagainya. Dan saya siap menerima resiko dijauhi oleh keluarga demi menjauhi KKN,” papar Zumi Zola.
Diapun sudah berkomitmen dengan calon wakilnya yakni DR H Fachrori Umar untuk melalukan perubahan-perubahan besar tersebut. Salah satunya kata Zola, para pimpinan SKPD dan setingkatnya, akan dijaring dari seluruh unsur keterwakikan kabupaten/kota dan suku atau keturunan yang ada dalam Provinsi Jambi.

Tujuannya bukan hanya memberi rasa keadilan, sekaligus tepat sasaran dan tepat dalam pendayagunaan SDM yang ada. Dengan begitu, katanya, para pimpinan SKPD bisa lebih memahami persoalan dan tanggungjawab yang harus diembannya.

“Ini persis seperti yang pernah dilakukan orang tua saya dulu. Itu makanya dia bisa diterima suma kalangan,” ungkap suami Hj Sherrin Tharia ini menyebut nama ayahnya H Zulkifli Nurdin saat dua periode menjadi Gubernur Jambi sebelum Gubernur Hasan Basri Agus.
Zola tidak menampik bila disebut akan meng-copy paste apa yang telah dilakukan Zulkifli Nurdin saat menjadi Gubernur Jambi. “Yang baik-baik kenapa tidak kita contoh, termasuk bila ada yang baik dari gubernur sekarang. Yang jelek-jelek tentu saja kita buang jauh-jauh,” ujarnya sembari tertawa lepas. (*)
Reaksi: