Kerincigoogle.com, Kerinci - Dinas Peternakan dan Perikanan kabupaten Kerinci, Merilis, sepanjang tahun 2014, hanya satu  Kasus Flu Burung.

Hal ini diungkapkan kepala dinas Peternakan dan Perikanan, melalui Kabid kesehatan hewan dan hama, Mulyadi. Menurut dia, tahun 2014 ini, hanya ada satu kasus Flu Burung.

Penuturan Mulyadi, kasus Flu Burung di Kerinci tahun ini, ditemukan di Desa Koto Majidin, terjadi pada bulan Maret 2014, lalu. Meskipun sempat terserang Flu Burung, namun, belum sempat menular ke Masyarakat.

" sekitar bulan maret lalu, dan masih bisa dikendalikan, hanya satu ekor itik yang mati dan setelah kita cek, positif Flu Burung," beber Mulyadi.

Lanjut dia, sebagai langkah pembasmiannya, pihaknya langsung melakukan pembakaran terhadap ternak Itik yang terjangkit Flu Burung tersebut, sehingga tidak menyebar kepada ternak dan manusia.

"Hewan yang lain sudah kita memberikan Vaksinasi, mudah-mudahan kasus itu tidak menular ke ternak yang lain di kerinci, apalagi kepada manusia," ungkap Mulyadi.

Sebagai salah satu langkah mengantisipasi Flu Burung, pihaknya menghimbau  peternak unggas di Kabupaten Kerinci, untuk terus melakukan pembersihan kandang dan tetap melakukan penyemprotan Vaksin pada ternak unggas masyarakat.

"Hindari terjangkitnya dan penyebaran flu burung ini, pemilik ternak harus rutin membersihkan kandang-kandang dan memberikan Vaksin, sehingga ternaknya tetap sehat," harapnya.

Mulyadi, juga menyebutkan, agar penyakit ini tidak menular ke Manusia, bagi peternak yang menemukan ternak yang meninggal mendadak untuk dapat langsung dibakar dan dikuburkan.

"Kalau ditemukan ternaknya mata mendadak, agar segera melaporkan dengan kita, atau kepada petugas kita yang terdekat, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut", tandasnya. (hen)
Reaksi: