Kerincigoogle.com, Kerinci - Pasca terbakar alat berat dan Camp galian C di desa Ujung pasir, kecamatan Danau Kerinci, pihak kepolisian setempat masih tahap pendalaman. Bahkan, saat ini pihaknya telah memanggil beberapa saksi.

Hal diungkapkan Kapolres Kerinci AKBP A Mun'im melalui Kapolsek Danau Kerinci, IPTU Asmar Haitami Senin (6/10) kemarin. Menurut dia, terkait kasus dugaan pembakaran alat berat dan kamp galian C di Desa Ujung pasir, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

Bahkan, saat ini pihaknya telah memanggil tiga orang saksi untuk pendalaman. "Untuk penyelidikan dan pendalaman, saat ini, tiga orang saksi sudah kita periksa," sebut Iptu. Asmar Haitami.

Demikian juga berkaitan dengan  adanya saksi yang menitipkan sepeda motor dilokasi kebakaran, untuk mencari ikan di Danau Kerinci.  Setelah itu, saksi menelpon ayahnya untuk mengambil sepeda motornya yang dititip dilokasi. Beberapa menit berselang setelah sepeda motor diambil terjadi kebakaran.

"Nanti, akan kita periksa saksi tersebut," singkat Asmar.

Sebelumnya, Galian C di desa Ujung pasir ini, telah ditutup oleh pemerintah kabupaten Kerinci, karena berdampak terhadap lingkungan, aktifitas Galian Pasir, tetap berlanjut. Meskipun, hanya beberapa hari.

Selain keberadaannya ditolak  masyarakat, aktifitas Galian C ini,  telah berdampak terhadap lingkungan, dan pencemaran terhadap kehidupan satwa di Danau Kerinci.

Kondisi ini, juga dibenarkan salah seorang anggota DPRD Kerinci, dari daerah ini, Asrizal, kepada media ini, beberapa waktu lalu. Sebagai masyarakat dirinya, juga menolak keberadaan galian ini. Malah menurut Asrizal, beberapa pertemuan juga dilaksanakan masyarakat untuk menolak aktifitas Galian ini.

Selain itu, dirinya juga telah menerima laporan dari masyarakat tentang kerusakan lingkungan akibat Aktifitas Galian C, malah dalam laporan yang ditujukan kepada pemerintah kabupaten Kerinci, lebih 5 hektare sawah masyarakat hanyut, akibat pengikisan pinggir Danau Kerinci. (hen)



Reaksi: