Kerincigoogle.com, Sungaipenuh - Pasca penutupan Lokalisasi Payosigadung, Jambi, kecil kemungkinan eks Pekerja Seks Komersial (PSK) dari lokalisasi ini, Masuk Kota Sungaipenuh.

Meskipun demikian, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Sungai Penuh akan melakukan razia di beberapa titik dalam kota Sungaipenuh.
Hal ini diungkapkan kepala dinas Sosnakertran kota Sungaipenuh, melalui Kabid Sosial Yetferry, kepada wartawan. Menurutnya,  kemungkinan PSK dari Payo Sigadung masuk ke Sungaipenuh,  kecil. Hal ini dikarenakan sebelum penutupan lokalisasi ini, semua PSK sudah dikembalikan ke masing-masing daerah asalnya.

"Sebagian besar PSK dari Payo Sigadung itu telah dikembalikan ke alamat asalnya, kecil kemungkinan lari ke Sungaipenuh," sebut Yetferry.

Sebagai langkah antisipasi, lanjut dia, pihaknya tetap akan melakukan razia pada beberapa titik yang rawan akan berkembangnya kegiatan dunia malam. Selain itu, dia juga memaparkan titik yang menjadi targetnya adalah Cafe di Kincay Plaza.

"Kita sedang membahasnya dengan instansi terkait seperti Sat Pol-PP, mungkin dalam waktu dekat kita akan  melakukan razia di cafe-cafe di Kincai Plaza, namun untuk tanggalnya belum tentukan," bebernya.

Lanjut dia, setelah dilakukan razia nantinya, pihaknya juga akan mendata Identitas wanita yang kerja di cafe-cafe di Kiblat Plaza. Malah pihaknya, juga akan melakukan pembinaan terhadap pekerja di Cafe yang tidak memiliki KTP.

"Salah satu tujuan kita razia itu untuk mengantisipasi PSK dari Payo Sigadung Kota Jambi, dan memberantas Penyakit Masyarakat,  jika ditemukan warga pendatang ditempat itu akan dipulangkan ke Daerah asalnya," tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, bagi yang tidak memiliki KTP nantinya akan dilakukan pembinaan agar memiliki keterampilan.

" pembinaan merupakan tugas kita, apabila mereka mau dibina akan kita kirim ke Jambi, sehingga memiliki ketrampilan dan bisa meninggalkan profesi sebelumnya", tandasnya.  (hen)
Reaksi: