Kerincigoogle.com, Kerinci - Setelah Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus, Instruksikan kepada pemerintah kabupaten dan kota, untuk tetap melakukan pemantauan dan koordinasi.

Kemarin (9/10), pemerintah kabupaten Kerinci, melakukan rapat terbatas, yang dipimpin wakil Bupati Kerinci, Zainal Abidin, dengan dinas dan instansi terkait, diruang wakil bupati Kerinci.

Hal ini dibenarkan Staf Ahli bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Setda Kabupaten Kerinci, Amirsyam. Pengakuan Amirsyam, hasil rapat terbatas diruang wakil bupati dengan dinas dan instansi terkait. Diantara hasil rapat, lanjut dia, menugaskan kepada instansi terkait untuk melakukan pemantauan dan koordinasi sesuai dengan tupoksi masing-masing.

"BLH tetap melakukan pemantauan dan pengukuran kondisi kabut asap di Kerinci," sebutnya.

Selain ituitu, Dinas Pendidikan Nasional, diharapkan kalau kondisi asap ini berbahaya bagi kesehatan siswa, untuk menggunakan masker bagi siswa, serta meliburkan siswa TK dan PAUD dalam kabupaten Kerinci, untuk kesehatan dan keselamatan siswa.

Usai pelaksanaan rapat, instansi terkait turun kelapangan melakukan pemantauan kondisi Kabut Asap Di Kerinci. Amirsyam, membeberkan hasil pemantauan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Kermenyebutkan kondisi asap di Kerinci, masih normal.

"Hasil pengukuran tiga titik oleh BLH, Kabut Asap di Kerinci, masih Normal, yaitu dibawah 50 Milikon," beber Amirsyam.

Tiga titik penelitian dan pengukuran yang dilakukan oleh BLH kerinci, yaitu Simpang Rumah Sakit Umum, Simpang Tiga Tanjung pauh, di Daerah Semurup, kecamatan Air hangat. Hasilnya, semuanya masih normal.

Berkaitan dengan adanya instruksi meliburkan siswa TK dan PAUD, dinas pendidikan belum sampai kearah tersebut. "Karena masih Normal, sehingga dinas pendidikan belum sampai kearah meliburkan siswa," hasil koordinasinya dengan kepala dinas Pendidikan Nasional kabupaten Kerinci. (hen)
Reaksi: