KerinciGoogle.com, Akhirnya nyampe juga Mr.X  di tanah kelahiran (Kerinci), perjalanan rutinitas 2-4 minggu sekali Jambi-Kerinci, Kerinci-Jambi, nyari tukang urut ahhh, (Pijit Tradisonal-Red), ironis memang di zaman yang penuh kebebasan dalam segala hal dan kemajuan teknologi yang membumbung tinggi tidak berjalan seimbang dengan Akses jalan ke tanah kelahiranku tercinta (Kerinci-Bangko) (gak nyambung yach, hehe hanya curhat-red, jadi bahasanya yacv kacau balau).
Jambi Menggapai Keadilan, Kapan?
Didalam perjalanan pulang kampung Mr.X duduk bareng sama orang tua (Pak Kamal,74) pak kamal nyeletuk Bilo jalan kincai inih Ilok? (Kapan Jalan kerinci-Bangko ini bagus,ASPAL BETON-Maksudnya), celetukan itu sering dia lontarkan, terus beliau nglantur ngalor-ngidul cerita sejarah masa lalu, silih berganti bertukarnya pejabat negeri ini, baik jambi maupun kerinci (Gubernur/Bupati), kata beliau sama saja, persoalan tak pernah selesai jalan ke Kerinci tidak pernah bagus selalu berlobang dan bergelombang sejak zaman behaula, HUUUH!
Jambi Menggapai Keadilan, Kambing hitam?
Siapa yang harus disalahkan dalam persoalan Jalan Keramat inibila ditanya ke Pemkab Kerinci Jawabannya itu jalan Provinsi, yang urus orang Provinsi (Pemerintah-Red???), itu bukan jawaban yang benar kalau diteliti dan di diskusikan dengan para pakarnya, kalau jawaban seperti itu anak kecil juga bisa diajarin, yang dibutuhkan sekarang Apakah tidak ada solusi sama sekali, masalahnya urusan ini udah puluhan tahun, udah karatan, udah  bosan masyarakat mendengarnya !!!
Jambi Menggapai Keadilan, MALAIKAT Gubernurnya?
Mr. X berkata pada pak kamal, "pak, kalau jalan ini nak ilok kito tunggu bae Gubernur Jambi dan Bupati Kerinci itu Malaikat bahu bisa (Kalau Jalan Kerinci-Bangko Bagus/Aspal Licin kita tunggu sampai Gubernur Jambi dan Bupati Kerinci MALAIKAT Yang jadi Pejabatnya). Hoaaaalahhhhh
Reaksi: